RSS

PAMERAN SENI RUPA

Pengertian pameran
Kegiatan Seni Rupa untuk memperkenalkan, memperlihatkan,memajangkan
Karya seseorang atau kelompok untuk dikomunikasikan kepada orang lain.
Dengan harapan diamati,diahyati dan diapresiasi orang lain dan terjadi komunikasi antara pembuat karya —
hasil karya ——- memberi motivasi berkarya
apresiator ——–

A. Tujuan Pameran
Pameran memberi manfaat diantaranya:
1. Nilai Edukatif
Pengetahuan dan pengalaman akan diperoleh
2. Nilai Komunikatif
Pengamatan langsung dapat menyampaikan ide,gagasan,saran dan kritik yang objektif
3. Nilai Kompetitif
Persaingan mendrong berkarya lebih baik,artistic dan kreatif
4. Nilai Sosialisasi
Memiliki tanggung jawab,sikap mandiri dan kerja kelompok
B. Syarat Penyelenggaraan Pameran
1. karya yang dipamerkan
a. Menurut bentuk karya
Karya seni rupa Homogen
-dua dimensi saja -lukisan saja
-tiga dimensi saja -patung saja
Karya seni rupa Heterogen
-campuran karya dua dan tiga dimensi
b. Menurut jenis Pameran
-pameran tunggal
-pameran kelompok
2. Panitia Pameran
Struktur kepanitiaan pameran
– Pembimbing
– Ketua
– Wakil ketua
– Sekretaris
– Bendahara
– Seksi penyeleksi
– Seksi pendataan
– Seksi usaha
– Seksi publikasi
– Seksi dekorasi
– Seksi akomodasi
– Seksi acara
– Seksi keamanan
– Seksi PPPK
3. Sarana dan Prasarana
– Dana – tempat/ruang pamer
– Standar display 3 dimensi – lampu pencahayaan/ lighting
– Sound system – panel/ sketsel
– Buku tamu – katalog
– Furniture – buku kesan dan pesan
4. Pengunjung

C. Pelaksanaan Pameran
Yang perlu diperhatikan dalam pelaksanaan pameran
1. Karya
Diseleksi dan dikelompokan menurut jenis dan dimensi
2. Tempat
– memberi kenyamanan (strategis)
– besar disesuaikan dengan jumlah karya
3. Penataan karya
Harus tepat sehingga dapat dinikmati secara optimal
-penempatan karya
-penataan ruang/ jalur apresiator
4. Informasi
-Katalog berisi nama seniman,judul karya,media yang digunakan tahun
pembuatan, ukuran.
Juga berisi tentang biodata dan pengalaman berkarya.
5. Cahaya (lighting)
Cahaya diletakkan pada posisi yang tepat.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 2 Juni 2012 inci Tak terkategori

 

Tag:

Bahan Ajar Seni Rupa Kelas X

http://www.4shared.com/office/hhlvnwgq/file.html

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 27 Maret 2012 inci Tak terkategori

 

UJI KOMPETENSI 1

PILIHLAH SALAH SATU JAWABAN YANG PALING BENAR
1. Karya seni kriya dilihat dari bentuknya termasuk karya…
A. seni rupa pakai C. seni trimatra dan dwimatra E. seni dwimatra
B. seni rupa murni D. seni trimatra

2. Jika kita mampu membuat atau mencipta karya seni,berarti kita sudah menerapkan fungsi seni secara pribadi dalam memenuhi kebutuhan …
A. jasmaniah C. komersial E. hiburan
B. emosioanal D. sekunder

3. Jika kita menggunakan warna primer maka warna yang kita cari adalah …
A. merah chrome C. merah vermilion E. kuning carmine
B. kuning chrome D. biru dark

4. Hasil karya seni harus mampu menampilkan nilai-nilai estetik atau artistik agar dapat memberikan kepuasan batin bagi apresiator. Yang dimaksud nilai keindahan atau estetik tersebut adalah sesuatu …
A. yang dapat menghilangkan stress D. yang dapat memberikan pesona
B. yang mengagumkan E. yang mengharukan
C. yang dapat menyenangkan hati

5. Secara bentuk fisik, garis dapat dibagi beberapa bentuk di antaranya adalah sebagai berikut kecuali …
A. garis bergelombang C. garis putus-putus E. garis lurus
B. garis titik garis titik D. garis terpatah-patah

6. Pernyataan berikut ini pengertiannya benar kecuali …
A. Keseimbangan adalah kesamaan dari unsur-unsur karya seni yang bertentangan
B. Pengertian keseimbangan hanya berlaku pada semua jenis karya seni rupa saja
C. Bentuk yang tidak sama dapat saja mencapai keseimbangan
D.Keseimbangan antar unsur-unsur karya seni sangat diperlukan dalam suatu penciptaan seni
E. Keseimbangan dicapai bila terdapat kesamaan nilai masing-masing unsur seni.

7. Dari beberapa batasan tentang pengertian seni diketahui seni erat kaitannya dengan kegiatan…
A. berangan-angan dan membayangkan D. membuat dan memasarkan
B. menciptakan dan menghayalkan E. mewujudkan dan membuat
C. menciptakan dan mewujudkan

8. Jika warna biru dicampur dengan warna merah akan menghasilkan warna…
A. hijau B. abu-abu C. nila D. jingga E.orange

9. Perubahan dari warna tua ke warna muda dengan batas terlihat disebut…
A. stilasi C. gradasi E. monokromatik
B. nuansa warna D. warna dasar

10. Berikut ini adalah beberapa batasan tentang pengertian seni kecuali…
A. Seni adalah hasil getaran jiwa dan keselarasan dari perasaan serta pikiran yang mewujudkan sesuatu yang indah dan murni.
B. Seni adalah emosi yang menjelma menjadi suatu ciptaan yang kongkrit.
C. Seni merupakan hasil pemikiran manusia semata-mata yang mengesampingkan peranan emosi dan perasaan.
D. Seni adalah suatu usaha untuk menciptakan bentuk-bentuk yang menyenangkan
E. Seni adalah pengalaman estetik yang diwujudkan melalui kegiatan kreatif yang menghasilkan karya pesona.

11. Garis, bidang, tekstur dan warna merupakan unsur-unsur seni rupa yang dapat dipahami
secara…
A. fungsional C. dwimatra E. penghayatan
B. visual D. simbolis

12. Pernyataan-pernyataan berikut yang paling benar ialah…
A. Tak ada perbedaan antara seni dengan ilmu pengetahuan.
B. Batasan seni dapat dibuat secara baku dan pasti karena ruang lingkup seni sangat sempit.
C. Seni adalah hasil pemikiran manusia semata-mata.
D. Seni begitu tidak konsisten dan tidak menentu untuk diperas menjadi suatu ide yang
sempit.
E. Untuk menghasilkan karya yang baik,seniman harus patuh pada aturan dan kaidah
keselarasan.

13. Yang termasuk Auditory Art adalah…
A. seni drama C. seni fotografi E. seni musik
B. seni rupa D. seni tari

14. Dalam proses kreatifitas terdapat beberapa faktor yang lahir setelah adanya interaksi antara
karya seni dengan pengamat dan lingkungannya, antara lain…
A. originalitas C. identitas E. lingkungan
B. sarana D. apresiasi

15. Lukisan Kolase adalah suatu bentuk lukisan yang berupa…
A. Coret-coretan pada kertas karton.
B. Penempelan gambar pada lukisan.
C. Torehan-torehan pada kertas tebal.
D. Tempelan-tempelan kertas.
E. Perpaduan bahan lain untuk mendapat bentuk yang utuh .

16. Suatu wujud baru muncul dalam bentuk yang sederhana serta bentuk aslinya masih
tecermin. Bentuk ini disebut…
A. jiplakan C. naturalis E. realistis
B. stilasi D. fantasi

17. Cabang seni di bawah ini selalu menggunakan media pengungkapan melalui bentuk/
wujud fisik yang estetik dan kreatif.Cabang ini disebut seni…
A. kerajinan C. arsitektur E. lukis
B. rupa D. patung

18. Hasil karya seni harus mampu menampilkan nilai-nilai estetik/ artistik agar dapat
memberikan kepuasan batin bagi apresiator.
Yang dimaksud nilai keindahan/ estetika tersebut adalah sesuatu…
A. yang dapat menghilangkan stress.
B. yang mengagumkan.
C. yang dapat menyenangkan hati.
D. yang memberikan pesona.
E. yang mengharukan.

19. Perubahan warna dari tua ke muda yang tidak terasa perubahannya atau tidak terlihat
batasnya disebut…
A. nuansa C. monokrom E. warna dasar
B. gradasi D. stilasi

20. Jika warna merah dicampur dengan warna kuning akan dihasilkan warna…
A. ungu C. jingga E. nila
B. biru D. merah muda
21. Monroe Beardsley mengemukakan 3 (tiga) ciri yang membuat indah benda estetis (karya seni pada umumnya), antara lain complexity (kerumitan), maksudnya adalah…
A. karya seni yang indah harus memiliki tingkat kerumitan yang tinggi
B. karya seni rupa yang indah adalah karya seni rupa yang memiliki konsep, teknik dan visualisasi yang rumit
C. karya seni kaya akan isi maupun unsur-unsur yang saling berlawanan atau mengandung perbedaan-perbedaan yang halus
D. karya seni yang bermutu adalah karya seni yang sulit cicerna oleh siapapun
E. karya seni harus memiliki keragaman baik unsur maupun teknik yang digunakan

22. Kebudayaan adalah sarana hasil karya, rasa, dan cipta masyarakat. Pendapat ini dikemukakan oleh…
A. Koentjara Ningrat
B. Selo Soemardjan dan Soelaiman Soemardi
C. Edward Burnett Tylor
D. Monroe Beardsley
E. Charles Beatrix

23. Secara kasat mata tidak tampak wujudnya sebagai garis, akan tetapi dapat dirasakan kehadirannya kesan sebagai garis. Garis ini dalam seni rupa dikenal dengan nama…
A. garis imajinatif
B. garis nyata
C. garis lengkung
D. garis lurus
E. garis putus-putus

24. Seni adalah ekspresi dari penuangan hasil pengamatan dan pengalaman yang dihubungkan dengan perasaan, aktifitas fisik dan psikologis ke dalam bentuk karya. Pendapat ini dikemukakan oleh…
A. Achdiat Kartamihardja
B. Herbert Read
C. Monroe Beardsey
D. Aristoteles
E. Koentjaraningrat

25. Fungsi individual seni dapat memenuhi salah satu kebutuhan jasmani dan rohani seseorang, melalui kegiatan berkesenian yaitu …
A. Apresiasi
B. Kreasi
C. Apresiasi dan kreasi
D. Membeli karya seni
E. Menjual karya seni

26. Seni sebagai karya yang dipertunjukan atau dipamerkan maupun seni sebagai elemen yang menunjang sarana tempat hiburan itu sendiri baik unsur dekorasi interior atau eksterior, arsitektur. Dalam hal ini seni memenuhi fungsi…
A. Fungsi individual
B. Fungsi sosial
C. Fungsi sosial dalam bidang pendidikan
D. Fungsi sosial dalam bidang komunikasi
E. Fungsi sosial dalam bidang rekreasi

27. Pengorganisasian unsur-unsur rupa yang disusun dalam karya secara harmonis antara bagian, maupun antara bagian dengan keseluruhan disebut…
A. Komposisi
B. Harmoni
C. Keseimbangan
D. Skesta
E. Kreasi

28. Salah satu prinsip komposisi yang menekankan pada keselarasan dari unsur-unsur yang disusun, baik dalam wujudnya maupun ide yang melandasinya disebut…
A. Komposisi
B. Keseimbangan
C. Kesatuan
D. Keselarasan
E. Kontras

29. Kebudayaan berasal dari kata Sanskerta ‘buddhayah’ merupakan bentuk jamak dari buddhi yang artinya…

A. kekuatan
B. akal
C. hati nurani
D. ciptaan
E. usaha

30. Dalam bahasa Spanyol disebut bello yang berasal dari kata Latin bellum, akar katanya adalah benum yang berarti…
A. Keindahan
B. Kebaikan
C. Keteraturan
D. Keselarasan
E. Keharmonisan

JAWABLAH PERTANYAAN DI BAWAH INI :
1. Unsur-unsur seni rupa terdiri dari …
A. Garis
B. ……………………………………………………………….
C. ………………………………………………………………..
D. ………………………………………………………………..
E. ………………………………………………………………..

2. Sebagai salah satu unsur seni rupa jenis bidang terdiri dari dua, yaitu bidang yang beraturan disebut juga bidang…………………………dan bidang tidak beraturan yang disebut pula bidang…………………………………………….

3.


(Tekstur A)

(Tekstur B)

Selain dapat dirasakan dengan indera peraba, tekstur dapat pula diidentifikasi berdasarkan penglihatan. Pada contoh gambar tekstur di atas, tekstur A adalah………………………sedangkan tekstur B adalah…………………………

4. Analisis gambar di bawah ini dan jawablah pertanyaan yang berhubungan dengan gambar tersebut :


a. Berdasarkan ukuran , gambar tersebut termasuk ke dalam gambar bentuk………..dimensi.

b. Berdasarkan struktur bentuknya, gambar tersebut termasuk ke dalam gambar bentuk (ruang)…………………………….

5. Sebutkan 3 cara untuk mencapai keseimbangan (balance) dalam kaidah komposisi
1 ……………………………………………………………..
2 ………………………………………………………………
3 ………………………………………………………………

6. Sebutkan dan jelaskan perbedaan jenis seni rupa berdasarkan fungsi dan tujuannya

7. Sebutkan dan jelaskan perbedaan jenis seni rupa berdarakan bentuknya

8. Sebutkan dan jelaskan tiga macam penggunaan warna

9. Lengkapilah tabel perpaduan warna di bawah ini dengan benar!

Perpaduan Warna Komplementer Perpaduan Warna Analogus

1 ………………….dengan………………… 1 ………………….dengan………………
2 ………………….dengan………………… 2 ………………….dengan………………
3 ………………….dengan………………… 3 ………………….dengan………………

10. Jelaskan perbedaan keseimbangan simetris dengan keseimbangan asimetris!

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 21 Oktober 2011 inci Uji Kompetensi 1

 

APRESIASI SENI RUPA TERAPAN

I. SENI RUPA TERAPAN (bagian ke-1)

Seni rupa dibedakan ke dalam tiga kategori, yaitu seni rupa murni atau seni murni, kriya, dan desain. Seni rupa murni mengacu kepada karya-karya yang hanya untuk tujuan pemuasan ekspresi pribadi, sementara kriya dan desain lebih menitikberatkan pada fungsi dan kemudahan produksi.

Walaupun lebih mengutamakan tujuan kegunaan, seni terapan tidak berarti tanpa melibatkan unsur eteis. Nilai estetis dalam karya seni terapan memegang peranan yang sangat penting meskipun bukan tujuan akan tetapi memberikan peranan yang cukup penting, yaitu sebagai daya tarik bagi pemakai (user) yang berarti memiliki fungsi ekonomis.

A. Pengertian Seni Rupa Terapan
Seni rupa terapan (applied arts) atau disebut pula seni berguna (useful arts) adalah karya seni rupa yang mengutamakan fungsi/kegunaan.

B. Pengelompokan Seni Rupa Terapan

1. Desain:
• arsitektur
• desain interior
• desain grafis
• desain busana
• desain produk

2. Kriya:
• kriya tekstil
• kriya keramik
• kriya kayu
• kriya bambu
• kriya logam
• kriya kaca
• kriya kulit

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 21 Oktober 2011 inci Bahan Ajar 1

 

Tag: ,

WAWASAN SENI

WAWASAN SENI

A. Pengertian Seni

Demikian universalnya seni sebagai bagian dari kebudayaan, sehingga wajar jika ada banyak definisi seni yang dikemukakan, diantaranya :

1. HERBERT READ :
Seni adalah ekspresi dari penuangan hasil pengamatan dan pengalaman yang dihubungkan dengan perasaan, aktifitas fisik dan psikologis ke dalam bentuk karya.

2. ENSIKLOPEDIA INDONESIA :
Seni adalah penciptaan segala hal atau bentuk benda yang karena keindahan bentuknya maka orang senang melihatnya atau mendengarnya.

3. ACHDIAT KARTAMIHARDJA :
Seni adalah kegiatan rohani yang dapat merepleksikan realitas ke dalam bentuk karya dan isinya mempunyai daya untuk membangkitkan pengalaman rohani si penerimanya.

B. Fungsi Seni

1. Fungsi Individual
Seni dapat memenuhi salah satu kebutuhan manusia baik fisik maupun psikis. Fungsi seni dalam pemenuhan salah satu kebutuhan fisik lebih cenderung dipenuhi oleh karya seni yang memiliki fungsi dan tujuan praktis (applied arts), sedangkan kebutuhan psikis (rasa senang, sedih, haru, ngeri, duka dsb) dapat dipenuhi oleh karya seni yang memiliki fungsi dan tujuan ekspresi (fine arts). Fungsi individual yang dirasakan perorangan dapat dirasakan oleh seniman dan bukan seniman yaitu melalui kegiatan kreasi dan atau apresiasi, kegiatan berkarya atau penikmatan karya seni.

2. Fungsi Sosial :

a. Fungsi sosial seni dalam bidang keagamaan; seni dapat digunakan sebagai salah satu wahana atau media dakwah, seni arsitektur dan dekorasi dalam tempat beribadah.
b. Fungsi sosial seni dalam bidang pendidikan; penggunaan seni sebagai media dalam kegiatan pembelajaran, contoh: gambar/ilustrasi (seni rupa), nyanyian (seni musik), sosio drama (seni tari, teater dan sastera).
c. Fungsi sosial seni dalam bidang komunikasi; seni yang bertujuan praktis (applied arts) maupun yang bertujuan ekspresi (fine arts), keduanya memiliki fungsi menyampaikan pesan dari individu, kelompok, organisasi, lembaga atau institusi kepada khalayak.
d. Fungsi sosial seni dalam bidang hiburan atau rekreasi; dalam hal ini seni sebagai karya yang dipertunjukan atau dipamerkan maupun seni sebagai elemen yang menunjang sarana tempat hiburan itu sendiri baik unsur dekorasi interior atau eksterior, arsitektur.

C. Cabang-cabang Seni

1. Seni suara (musik) dengan unsur utamanya suara, misalnya: suara manusia (vokal), suara alat musik, dsb.
2. Seni rupa dengan unsur utamanya adalah unsur-unsur rupa
3. Seni tari dengan unsur utamanya gerak
4. Seni sastera dengan unsur utama bahasa
5. Seni peran (teater) disajikan dengan akting meliputi unsur bahasa, gerak, dan musik

D. Seni Rupa

1. Pengertian
Seni Rupa adalah cabang seni yang mengekspresikan pengalaman estetik manusia lewat unsur-unsur rupa ke dalam media dua atau tiga dimensi.
2. Cabang seni rupa
a. Seni lukis
b. Seni patung
c. Seni grafis
d. Seni gambar
e. Seni dekorasi
f. Seni ilustrasi
g. Seni reklame
h. Seni kriya
i. Desain grafis
j. Seni arsitektur

3. Unsur-unsur seni rupa
a. Garis
1) Garis nyata; garis yang secara fisik atau kasat mata jelas berujud garis, seperti garis lurus, lengkung, dsb.
2) Garis tidak nyata (imajinatif), secara kasat mata tidak berujud sebagai garis, akan tetapi dapat ditangkap sebagai kesan, misalnya batas bidang, bentuk atau warna.

garis nyata dan garis imajinatif

Gbr.garis nyata dan garis imajinatif


b. Bidang :
Merupakan ubahan dari garis dan dapat berupa bidang geometris (beraturan) atau non geometris (tidak beraturan)
Contoh bidang geometris dan non geometris

Gbr. Bidang


c. Ruang
Ruang merupakan ubahan dari bidang dua dimensi menjadi bangun ruang tiga dimensi, baik geometris (beraturan) maupun non geometris (tidak beraturan)

d. Tekstur
Tekstur adalah halus atau kasarnya permukaan bidang atau benda

e. Gelap-terang
Unsur gelap-terang disebabkan adanya cahaya yang mengenai objek atau benda, hal ini pun akan memberi efek tiga dimensi atau ruang yang semakin menonjol.

f. Warna
Warna sebagai unsur visual yang berkaitan dengan bahan yang mendukung keberadaannya ditentukan oleh jenis pigmennya. Kesan yang diterima oleh mata lebih ditentukan oleh cahaya. Hal yang sangat mendasar dari warna adalah Hue (spektrum warna), Saturation (nilai kepekatan) dan Lightness (nilai cahaya dari gelap ke terang). Ketiga unsur tersebut memiliki nilai dari 0 hingga 100.

Disamping itu warna pun merupakan unsur yang memikat dan memberikan efek tertentu seperti: riang, sedih, suram dsb.

1). Teori warna Newton
Warna adalah cahaya yang terurai melalui prisma, sehingga menghsailkan spektrum warna : merah, jingga, kuning, hijau, biru, dan ungu

Gbr. Warna Newton

Warna Newton


2). Teori warna Brewster
Gbr.Lingkaran Warna Brewster

Warna Brewster


a) Pengelompokan Warna :
• Warna Primer : warna pokok yang terdiri dari merah, kuning dan biru
• Warna Sekunder: warna yang dihasilkan dari pencampuran dua warna primer, yaitu: hijau merupakan campuran kuning dengan biru; ungu campuran merah dengan biru; dan jingga dari campuran merah dengan kuning.
• Warna Tersier: dihasilkan dari pencampuran warna primer dan sekunder, contoh: ungu dengan merah menghasilkan warna ungu kemerahan; hijau dengan kuning menghasilkan warna hijau kekuningan dst.
b) Perpaduan Warna :
• Warna Komplemeter; perpaduan warna kontras yang dihasilkan dari perpaduan dua warna yang berseberangan di dalam lingkaran warna, seperti: ungu dengan kunig; hijau dengan merah; biru dengan jingga.
• Warna Analogus; perpaduan warna harmonis yaitu perpaduan dari dua warna yang berdampingan dalam lingkaran warna, seperti: hijau dengan hijau kekuningan, hijau kekuningan dengan kuning dst.

c) Penggunaan Warna :
• Harmonis;penggunaan warna secara objektif, seperti hijau untuk daun, biru untuk langit, dll.
• Heraldis/Simbolis; penggunaan warna berkaitan dengan perlambangan, misalnya merah untuk berani atau putih untuk suci.
• Murni; penggunaan warna tidak dikaitkan dengan objek atau perlambangan tertentu,misalnya pagar dicat putih.

4. Komposisi
Komposisi adalah pengorganisasian unsur-unsur rupa yang disusun dalam karya secara harmonis antara bagian, maupun antara bagian dengan keseluruhan. Untuk menghasilkan komposisi yang baik harus mengikuti kaidah atau prinsip-prinsip komposisi yang meliputi :

a. Kesatuan (unity)
Kesatuan merupakan salah satu prinsip komposisi yang menekankan pada keselarasan dari unsur-unsur yang disusun, baik dalam wujudnya maupun ide yang melandasinya.

b. Keseimbangan (balance)
Keseimbangan merupakan prinsip dalam komposisi yang berusaha menghindari kesan berat sebelah. Keseimbangan dibagi menjadi:
• Keseimbangan simetris dan asimetris
• Keseimbangan memusat dan meyebar

Cara mencapai keseimbangan :
• Keseimbangan bentuk dan ukuran
• Keseimbangan warna
• Keseimbangan tekstur

c. Irama (rhythm)
Irama atau ritme adalah penyusunan unsur-unsur dengan mengikuti suatu pola tertentu secara teratur untuk mendapatkan kesan yang menarik. Polanya dapat dilakukan dengan melakukan pengulangan maupun pergantian secara teratur.

d. Kontras
Kontras dibentuk dengan mengatur unsur-unsur yang bertentangan secara tegas tetapi tidak berlebihan sehingga tercapai kesan yang tidak monoton.

e. Fokus
Fokus atau pusat perhatian biasanya digunakan untuk menunjukkan bagian yang dianggap penting dan diharapkan menjadi pusat perhatian utama dalam karya.

5. Pengelompokan Seni Rupa
a. Seni rupa dibedakan menurut fungsi dan tujuannya :
1) Seni rupa murni (fine arts/pure arts); yaitu cabang seni rupa yang dibuat semata-mata untuk dinikmati nilai keindahannya saja. Jenis seni rupa ini lebih bertujuan estetis dan ekspresi si pembuatnya, sehingga baik si pencipta maupun yang menikmati tebih merasakan fungsi pemenuhan kebutuhan psikis (batin). Termasuk kedalam kelompok ini adalah : seni lukis, seni patung, seni grafis dll.
2) Seni Rupa terapan (applied arts/useful arts); yaitu cabang seni rupa yang dibuat untuk dinikmati nilai kegunaanya. Karya seni rupa ini lebih mengutamakan nilai praktis atau pakai, tetapi tidak mengabaikan nilai estetis. Contoh karya seni rupa terapan diantaranya : seni reklame, seni ilustrasi, seni arsitertur, seni dekorasi, seni kriya dll.

b. Seni rupa dibedakan berdasarkan bentuk :
1) Seni rupa 2 dimensi (dwimatra); karya seni rupa berupa bidang datar dan hanya bisa dinikmati dari satu arah pandangan saja (dari depan); seperti : lukisan, relief, gambar, grafis dll.
2) Seni rupa 3 dimensi (trimatra); karya seni rupa yang disamping memiliki ukuran panjang dan lebar juga tinggi, sehingga dapat dilihat/dinikmati dari beberapa arah, seperti : patung, dekorasi, kerajinan dll.

BAHAN REFERENSI

• Andi Kusrianto, Pengantar Desain Komunikasi Visual, Andi, Yogyakarta: 2007
• Adjid Saputra, Drs, Pendidikan Seni SMU, Dwi Tunggal, Bandung: 2003
• Dedi Nurhadiat, Drs, Pendidikan Seni SMU, PT. Intermasa, 1994
• Dharmawan, Pegangan Pendidikan Seni Rupa, Armico, Bandung: 19987
• Koentjaraningrat, Kebudayaan Mentalitas dan Pembangunan. Gramedia, Jakarta: 1994
• Wiyoso Yudoseputro, Pengantar Seni Rupa Islam Indonesia, Angkasa, Bandung: 1986

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 16 Oktober 2011 inci Bahan Ajar 1, Galeri 1

 

Tag: , , , ,

SENI DAN ESTETIKA

SENI DAN ESTETIKA

Agar pemahaman terhadap pendidikan seni rupa menyeluruh, sebaiknya dipelajari terlebih dahulu secara mendalam tentang kajian seni dalam kaitannya dengan berbagai hal yang berhubungan dengan masalah filosofis dan ilmiah. Oleh karena itu lingkup pembahasan seni rupa ini meliputi pemahaman terhadap seni, keindahan, estetika dan perkembangannya.

A. Seni dan Keindahan
Secara umum orang mengemukakan pengertian seni sebagai produk manusia yang mengandung keindahan. Pendapat ini tentu saja tidak keliru, namun ada baiknya jika sebelum mengaitkan seni dengan keindahan, terlebih dahulu mengetahui tentang apakah keindahan itu.

Keindahan menurut asal katanya; beautiful (bahasa Inggris), beau (bahasa Perancis), sedangkan dalam bahasa Italia dan Spanyol disebut bello yang berasal dari kata Latin bellum, akar katanya adalah benum yang berarti kebaikan. Terdapat perbedaan antara keindahan sebagai suatu kualita abstrak dan sebagai sebuah benda yang indah, sebagaimana kita kenal dalam bahasa Inggris sering dipergunakan istilah beauti (keindahan) dan the beautiful (benda atau sesuatu yang indah).

Monroe Beardsley mengemukakan 3 (tiga) ciri yang membuat indah benda estetis (karya seni pada umumnya, yaitu :

1. Kesatuan (unity); benda estetis tersusun secara baik atau sempurna bentuknya.
2. Kerumitan (complexity); karya seni kaya akan isi maupun unsur-unsur yang saling berlawanan atau mengandung perbedaan-perbedaan yang halus.
3. Kesungguhan (intensity); karya seni yang baik harus mengandung kualita tertentu yang menonjol, bukan sekedar sesuatu yang kosong.

B. Seni dan Budaya

Budaya berasal dari kata Sansekerta ‘buddhayah’ bentuk jamak dari buddhi yang artinya ‘akal’. Artinya segala hal yang bersangkutan dengan akal disebut kebudayaan. Kebudayaan adalah keseluruhan gagasan dan karya manusia yang harus dibiasakannya dengan belajar Koentjaraningrat).

Dalam bahasa Inggris, kebudayaan disebut culture, yang berasal dari kata Latin Colere, yaitu mengolah atau mengerjakan. Bisa diartikan juga sebagai mengolah tanah atau bertani. Kata culture juga kadang diterjemahkan sebagai “kultur” dalam bahasa Indonesia.

Menurut Edward Burnett Tylor, kebudayaan merupakan keseluruhan yang kompleks, yang di dalamnya terkandung pengetahuan, kepercayaan, kesenian, moral, hukum, adat istiadat, dan kemampuan-kemampuan lain yang didapat seseorang sebagai anggota masyarakat.

Menurut Selo Soemardjan dan Soelaiman Soemardi, kebudayaan adalah sarana hasil karya, rasa, dan cipta masyarakat.

perwujudan kebudayaan adalah benda-benda yang diciptakan oleh manusia sebagai makhluk yang berbudaya, berupa perilaku dan benda-benda yang bersifat nyata, misalnya pola-pola perilaku, bahasa, peralatan hidup, organisasi sosial, religi, seni, dan lain-lain, yang kesemuanya ditujukan untuk membantu manusia dalam melangsungkan kehidupan bermasyarakat.

Ada beberapa pendapat ahli yang mengemukakan mengenai komponen atau unsur kebudayaan, antara lain sebagai berikut:

1. Melville J. Herskovits menyebutkan kebudayaan memiliki 4 unsur pokok, yaitu:
• alat-alat teknologi
• sistem ekonomi
• keluarga
• kekuasaan politik

2. Bronislaw Malinowski mengatakan ada 4 unsur pokok yang meliputi:
• sistem norma sosial yang memungkinkan kerja sama antara para anggota masyarakat untuk menyesuaikan diri dengan alam sekelilingnya
• organisasi ekonomi
• alat-alat dan lembaga-lembaga atau petugas-petugas untuk pendidikan (keluarga adalah lembaga pendidikan utama)
• organisasi kekuatan (politik)

3. Koentjaraningrat mengemukakan 7 unsur universal dalam kebudayaan, yaitu :
• Sistem religi dan upacara keagamaan
• Sistem dan organisasi kemasyarakatan
• Sistem pengetahuan
• Bahasa
• Kesenian
• Sistem mata pencaharian
• Sistem teknologi dan peralatan

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 16 Oktober 2011 inci Tak terkategori

 

Tag: , ,