RSS

SENI DAN ESTETIKA

16 Okt

SENI DAN ESTETIKA

Agar pemahaman terhadap pendidikan seni rupa menyeluruh, sebaiknya dipelajari terlebih dahulu secara mendalam tentang kajian seni dalam kaitannya dengan berbagai hal yang berhubungan dengan masalah filosofis dan ilmiah. Oleh karena itu lingkup pembahasan seni rupa ini meliputi pemahaman terhadap seni, keindahan, estetika dan perkembangannya.

A. Seni dan Keindahan
Secara umum orang mengemukakan pengertian seni sebagai produk manusia yang mengandung keindahan. Pendapat ini tentu saja tidak keliru, namun ada baiknya jika sebelum mengaitkan seni dengan keindahan, terlebih dahulu mengetahui tentang apakah keindahan itu.

Keindahan menurut asal katanya; beautiful (bahasa Inggris), beau (bahasa Perancis), sedangkan dalam bahasa Italia dan Spanyol disebut bello yang berasal dari kata Latin bellum, akar katanya adalah benum yang berarti kebaikan. Terdapat perbedaan antara keindahan sebagai suatu kualita abstrak dan sebagai sebuah benda yang indah, sebagaimana kita kenal dalam bahasa Inggris sering dipergunakan istilah beauti (keindahan) dan the beautiful (benda atau sesuatu yang indah).

Monroe Beardsley mengemukakan 3 (tiga) ciri yang membuat indah benda estetis (karya seni pada umumnya, yaitu :

1. Kesatuan (unity); benda estetis tersusun secara baik atau sempurna bentuknya.
2. Kerumitan (complexity); karya seni kaya akan isi maupun unsur-unsur yang saling berlawanan atau mengandung perbedaan-perbedaan yang halus.
3. Kesungguhan (intensity); karya seni yang baik harus mengandung kualita tertentu yang menonjol, bukan sekedar sesuatu yang kosong.

B. Seni dan Budaya

Budaya berasal dari kata Sansekerta ‘buddhayah’ bentuk jamak dari buddhi yang artinya ‘akal’. Artinya segala hal yang bersangkutan dengan akal disebut kebudayaan. Kebudayaan adalah keseluruhan gagasan dan karya manusia yang harus dibiasakannya dengan belajar Koentjaraningrat).

Dalam bahasa Inggris, kebudayaan disebut culture, yang berasal dari kata Latin Colere, yaitu mengolah atau mengerjakan. Bisa diartikan juga sebagai mengolah tanah atau bertani. Kata culture juga kadang diterjemahkan sebagai “kultur” dalam bahasa Indonesia.

Menurut Edward Burnett Tylor, kebudayaan merupakan keseluruhan yang kompleks, yang di dalamnya terkandung pengetahuan, kepercayaan, kesenian, moral, hukum, adat istiadat, dan kemampuan-kemampuan lain yang didapat seseorang sebagai anggota masyarakat.

Menurut Selo Soemardjan dan Soelaiman Soemardi, kebudayaan adalah sarana hasil karya, rasa, dan cipta masyarakat.

perwujudan kebudayaan adalah benda-benda yang diciptakan oleh manusia sebagai makhluk yang berbudaya, berupa perilaku dan benda-benda yang bersifat nyata, misalnya pola-pola perilaku, bahasa, peralatan hidup, organisasi sosial, religi, seni, dan lain-lain, yang kesemuanya ditujukan untuk membantu manusia dalam melangsungkan kehidupan bermasyarakat.

Ada beberapa pendapat ahli yang mengemukakan mengenai komponen atau unsur kebudayaan, antara lain sebagai berikut:

1. Melville J. Herskovits menyebutkan kebudayaan memiliki 4 unsur pokok, yaitu:
• alat-alat teknologi
• sistem ekonomi
• keluarga
• kekuasaan politik

2. Bronislaw Malinowski mengatakan ada 4 unsur pokok yang meliputi:
• sistem norma sosial yang memungkinkan kerja sama antara para anggota masyarakat untuk menyesuaikan diri dengan alam sekelilingnya
• organisasi ekonomi
• alat-alat dan lembaga-lembaga atau petugas-petugas untuk pendidikan (keluarga adalah lembaga pendidikan utama)
• organisasi kekuatan (politik)

3. Koentjaraningrat mengemukakan 7 unsur universal dalam kebudayaan, yaitu :
• Sistem religi dan upacara keagamaan
• Sistem dan organisasi kemasyarakatan
• Sistem pengetahuan
• Bahasa
• Kesenian
• Sistem mata pencaharian
• Sistem teknologi dan peralatan

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 16 Oktober 2011 in Tak terkategori

 

Tag: , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: